Cara Shalat yang Benar : Jari Kaki Menghadap Kiblat

bukan cara berdiri dalam shalat yang benarLagi, tentang cara shalat yang benar menurut hadits Nabi. Posting sebelumnya membahas tentang sutrah, klik: cara shalat untuk membacanya. Nah, sekarang kita bahas cara berdiri dalam shalat Nabi.

Perhatikan gambar di atas! Secara normal, orang berdiri posisi jari kaki kanan menghadap serong kanan dan jari kaki kiri menghadap serong kiri. Betul? Lantas bagaimana cara berdiri dalam shalat? Apakah posisi jari kakinya serong kanan kiri sperti di atas?

Sebelumnya, maaf – kami ajak anda untuk mengingat-ingat bagaimana anda sendiri ketika berdiri dalam shalat. Kami melihat, banyak orang shalat yang cara berdirinya seperti posisi di atas. Apakah termasuk anda?

Cara Shalat yang Benar : Cara Berdiri

Cara berdiri shalat yang sempurna adalah memposisikan jari-jari kakinya ke arah kiblat. Ini adalah hadits Nabi yang sering dibaca imam menjelang shalat berjamaah. Cara shalat yang benar

“Sawwu sufufakum….” Lurus dan rapatkan barisan karena lurus dan rapatnya barisan adalah kesempurnaan shalat” (HR Bukhari Muslim)

Dalam riwayat Abu Daud disebutkan bahwa yang dimaksud rapat adalah bahu ketemu bahu, dan mata kaki ketemu mata kaki sebelahnya.

Bagaimana agar barisan bisa rapat? Coba lihat gambar di bawah ini.

cara shalat yang benar cara berdiri

Keterangan gambar:
Berdiri dengan cara biasa (serong kanan-kiri, gambar 2), menghasilan shaf yang tidak rapat (gambar 3). Untuk memperoleh shaf yang rapat, tentu cara berdirinya harus spesial, yaitu kedua tapak kakinya menghadap kiblat (gambar 1), sehingga barisan shaf bisa rapat (gambar 4).

Fakta dan Solusi
Fakta berbicara bahwa banyak pelaksanaan shalat berjamaah di masjid yang shafnya tidak rapat benar. Bahkan antar kaki sampai tidak bersentuhan. Jika disentuh, dia akan bergeser. Padahal cara shalat yang benar adalah dengan merapatkan kakinya.

Solusi
Solusi yang paling afdhol adalah dengan mengadakan kajian Islam tentang shalat Nabi. Imam, pengurus DKM dan jamaah harus ikut. Dalam kajian tersebut harus ditekankan pentingnya merapatkan barisan dan caranya.

Jika belum memungkinkan untuk mengadakan kajian shalat, anda bisa print artikel ini dan tempel di papan masjid anda. Bila perlu dibagikan ke para jamaah.

Jika anda ingin mengadakan kajian cara shalat yang benar, klik: Pelatihan Shalat untuk menggapai kesempurnaan shalat.

SILAKAN SHARE....
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


public speaking