Teks Ceramah Lucu Ini Pasti Bikin Anda Ngakak

teks ceramah lucu agama islamTeks ceramah lucu ini diambil dari berbagai sumber. Hanya comot yang lucu-lucunya saja. Untuk refreshing, atau bisa anda gunakan sebagai materi ceramah agama Islam anda

Teks Ceramah Lucu dari KH Anwar Zahid – Bojonegoro
Akhirnya, demi mengejar target, dia rela bekerja lebih pagi dan pulang lebih lambat. Istilahnya P6, apa itu? Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan. Nah, seiring dengan kenaikan harga BBM P-nya bukan hanya enam, tapi nambah menjadi P30! Apa saja itu?

Pergi pagi pulang petang. Petentang petenteng petakilan pikirane pyang pyangan
Perasaan perih pertanggungane pirang pirang pating pecotot puyenge por poran
Problema penyebab prustasi pala puyeng pikirin pening penghasilan pas pasan
Baru 27nih… 3 lagi apa? Potong pajak pula… 🙂 🙂 🙂

Teks Ceramah Lucu dari Ust. Zaenal Abidin – Bekasi

Awas bahaya 3G kartu kredit! Gasak, gesek, gosok. Gasak barangnya, lalu bayar dengan gesek kartunya… akhir bulan gosok dadanya 🙂 🙂 🙂

Untuk membaca contoh lainnya dari Ust. Zaenal, klik: Ice Breaker

Teks Ceramah Lucu dari Ust. Akri Patrio – Jakarta
Mengapa anak sekarang kecil-kecil sudah bisa pada ngaji? Sedangkan dulu waktu kita udah gede-gede masih belon bisa ngaji juga?

Jawabannya karena sekarang ada metode pengajaran yang bernama Qiraati, Iqra dan lain-lain. Ada Iqra 1, Iqra 2, Qiraati 1, Qiraati 2. Dulu jaman kita mah nggak ada… adanya Begadang 1, Begadang 2…. 🙂 🙂 🙂

Teks Ceramah Lucu dari Ust. Abu Ahsan – Bogor
Continue reading “Teks Ceramah Lucu Ini Pasti Bikin Anda Ngakak”

Ceramah Kematian : Hidup di Gunung Emas

materi ceramah tentang kematianMateri ceramah tentang kematian ini diawali dengan pertanyaan menarik sebagaimana pernah dibahas pada posting tentang contoh pembukaan ceramah yang menarik.

Pembukaan ceramah tentang kematian
Hadirin yang berbahagia… Sepuluh ribu dikurangi tujuh ribu berapa sisanya? [hadirin akan menjawab “tiga ribu….!!!”] Salah! Yang betul adalah tujuh ribu.

Ini Matematika Al Jabbar, yang Maha Kuat (bukan Aljabar). Kalau kita ada uang sepuluh ribu, kemudian tujuh ribu dipakai untuk shadaqah jariyah, maka yang tersimpan utuh sebagai tabungan kita adalah tujuh ribu. Nilai ini bahkan bisa dilipatgandakan. Sedangkan yang tiga ribu rupiah akan hilang begitau saja, atau berakhir di WC.

“Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui” (QS Al-Baqarah : 261)

Nah, sedekah jariyah itulah salah satu bekal penting kita. Karena pahalanya akan terus mengalir meskipun kita telah meninggal dunia.

Catatan. Selanjutnya, ceramah tentang kematian yang anda sampaikan bisa membahas tentang perbedaan orang mati dan orang hidup

Orang mati hanya bisa menunggu doa dari yang hidup. Karena itu, bagi kita yang masih hidup berdoalah sebanyak-banyaknya. Termasuk mendoakan saudara-saudara kita yang sudah mati.

Orang mati hanya mengandalkan aliran pahala kebaikan yang pernah ia lakukan. Salah satunya adalah dari sedekah jariyah. Sedangkan orang hidup masih dapat berbuat banyak kebaikan.

Tamsil yang dapat anda gunakan dalam ceramah tentang kematian :
Continue reading “Ceramah Kematian : Hidup di Gunung Emas”

Contoh Ceramah Tentang Ibu ini Banyak Hal Baru, Lho!

contoh ceramah tentang ibuContoh ceramah tentang Ibu ini insya_allah banyak membuka wawasan. Beberapa kekeliruan yang sering dilakukan oleh Ibu membuat anak kurang hormat kepadanya. Sebaliknya, ada hal yang sering dilakukan oleh anak, tapi sebenarnya hal itu tidak tepat. Apa sajakah itu? Simak contoh ceramah tentang ibu ini sampai tuntas…

2 Hadits Penting untuk Ceramah Tentang Ibu

Mu’awiyah bin Jahimah, bahwasanya beliau datang kepada Rasulullah  seraya berkata: “Wahai Rasulullah, aku hendak berperang, kini aku datang untuk meminta pendapat engkau.” Rasulullah  menjawab, “Apakah engkau mempunyai ibu?” Jawabnya, “Ya.” Lalu Rasulullah  bersabda, “Berbuat baiklah kepadanya. Sesungguhnya surga itu berada di bawah kedua kakinya.”

Diriwayatkan Nasa’i (2/54) dan ath­Thabarani (2/225), dan sanadnya hasan—insya Allah. Al­ Hakim menshahihkannya (4/151) dan disetujui oleh adz­Dzahabi dan al­Mundziri (3/214).

Dari Abu Hurairah RA, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi menjawab, ‘Kemudian bapakmu.” (HR. Bukhari – Muslim)

Poin Poin Ceramah Tentang Ibu

Birrul walidain, berbaktilah kepada kedua orang tua, terutama ibu. Artinya : Kalau anak disuruh Bapaknya langsung cepat-cepat ambil langkah 1000, maka kalau disuruh ibunya, harus ambil langkah 3000. Ini yang benar, karena Nabi menyebutkan “Ibumu” hingga tiga kali, baru “Bapakmu.”

Tapi nyatanya, banyak terjadi sebaliknya: anak lebih patuh kepada Bapak ketimbang Ibu. Betul? Mengaapa bisa demikian?

Salah satunya adalah karena ibu sering mendiskon diri dengan ngomong pada anaknya begini: “Jangan begitu, nanti Bapak marah lho…”

Atau berkata begini, “Kata Bapak, kamu ndak boleh main itu, nak”

lanjutan materi ceramah agama Islam tentang ibu…

Continue reading “Contoh Ceramah Tentang Ibu ini Banyak Hal Baru, Lho!”