Kisah Isra Mi’raj Menguak Misteri Alam Gaib

kisah isra mi'raj nabi muhammad saw hadits shahihKisah Isra Mi’raj yang diceritakan langsung oleh beliau. Menguak misteri alam gaib. Tak terjangkau akal, tapi nyata. Hadits hadits shahih riwayat Bukhari Muslim yang mesti anda simak dengan seksama!

Inilah kisah Isra Mi’raj dalam hadits-hadits shahih…

1. Nabi Muhammad dibersihkan dengan air Zam Zam terlebih dahulu
“Ketika aku di al-Bait (yaitu Baitullah atau Ka’bah) antara tidur dan jaga”, kemudian beliau menyebutkan tentang seorang lelaki di antara dua orang lelaki. “Lalu didatangkan kepadaku bejana dari emas yang dipenuhi dengan kebijaksanaan dan keimanan. Kemudian aku dibedah dari tenggorokan hingga perut bagian bawah. Lalu perutku dibasuh dengan Air Zam Zam, kemudian diisi dengan kebijaksanaan (hikmah) dan keimanan. Dan didatangkan kepadaku binatang putih yang lebih kecil dari kuda dan lebih besar dari baghal (peranakan kuda dan keledai), yaitu Buraq.
HR al-Bukhari (3207).

Nabi disodorkan dua macam minuman
Abu Hurairah telah berkata: Pada malam beliau diisra`kan, disodorkan kepada Rasulullah SAW dua gelas minuman: khamr (minuman keras) dan susu. Beliaupun melihat keduanya, lalu mengambil susu. Jibril berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki engkau kepada fitrah. Seandainya engkau mengambil khamr, niscaya binasalah umatmu.”
HR al-Bukhari (4709)

Kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang perjalanan hingga langit ke tujuh dapat anda klik: Sejarah Isra Mi’raj untuk membacanya. Di sini diceritakan beliau bertemu dengan banyak nabi (yang telah meninggal).

Peristiwa di Sidratul Muntaha
“Dan aku dinaikkan ke Sidratul Muntaha yang mana buahnya seperti bejana batu dan daunnya seperti telinga gajah. Pada akarnya terdapat empat sungai: dua sungai batin dan dua sungai lahir. Begitu kutanyai Jibril, ia menjawab: “Adapun dua yang batin (tidak tampak dari dunia) berada di surga, sedangkan dua yang lahir (tampak di dunia) adalah Nil dan Eufrat.” Kemudian aku diwajibkan lima puluh shalat.
HR al-Bukhari (3207).

Peristiwa di Surga | Kisah Isra Mi’raj

Continue reading “Kisah Isra Mi’raj Menguak Misteri Alam Gaib”

Sejarah Isra Mi’raj dari Hadits Shahih yang Mesti Anda Ketahui

sejarah isra mi'raj nabi muhammad sawSebagai muslim, mesti kita tahu sejarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dari dalil hadits yang shahih. Peristiwa Isra Mi’raj yang menakjuban ini membuahkan shalat lima waktu. Semoga hikmah Isra Mi’raj dapat kita petik.

Sejarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Terjadinya peristiwa Isra Mi’raj adalah dalam periode akhir kenabian di Mekah sebelum Nabi Muhammad berhijrah ke Madinah. Menurut pendapat Al-Maududi dan kebanyakan ulama, peristiwa Isra Mi’raj pada tahun pertama sebelum hijrah, yakni antara tahun 620-621M. Menurut Al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW terjadi di malam 27 Rajab tahun ke sepuluh kenabian. Itulah yang populer di kalangan kita (sumber: id.wikipedia.org)

Ringkasan Sejarah Isra Mi’raj dan Shalat Lima Waktu

Ringkasan ini bersumber dari hadits shahih riwayat Muslim, dari Anas bin Malik. Teks hadits selengkapnya dapat anda baca di id.wikipedia.org/wiki/Isra_dan_Mikraj#cite_note-5

Hadits tentang peristiwa Isra Mi’raj tersebut sangat panjang, jadi kami ProMutu.com beri solusi dengan menyajikan ringkasan dan potongan-potongan haditsnya agar lebih mudah dipahami. Berikut adalah ringkasannya:

Kendaraan yang digunakan adalah Buraq
“Aku telah didatangi Buraq”

Menuju Baitul Maqdis, dan shalat 2 rakaat di masjid (Aqsa)
“Maka aku segera menungganginya sehingga sampai ke Baitul Maqdis.”
“kemudian aku masuk ke dalam masjid dan mendirikan shalat sebanyak dua rakaat.”

Keluar masjid, ketemu malaikat jibril dengan membawa arak dan susu
“Dan aku pun memilih susu.”

Malaikat Jibril membawa Nabi ke langit
“Lalu Jibril membawaku naik ke langit”

Bertemu dengan Nabi Adam di langit ke-1
“aku bertemu dengan Nabi Adam”

lanjutan sejarah isra mi’raj
Continue reading “Sejarah Isra Mi’raj dari Hadits Shahih yang Mesti Anda Ketahui”

Peristiwa Isra Mi’raj : Bertemu dengan Banyak Nabi yang Telah Meninggal

peristiwa isra mi'raj di al quran dan haditsPeristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW itu sungguh luar biasa! Apalagi desebutkan ketemu dengan para nabi yang sudah meninggal. Di masa itu teknologi masih sangat sederhana. Mereka hanya mengenal kuda dan unta sebagai kendaraan yang dipakainya. Meskipun demikian, sebagai muslim kita mesti percaya adanya peristiwa Isra Mi’raj itu karena ada dalilnya dalam Al Quran dan hadits.

Dalil-dalil tentang Peristiwa Isra Mi’raj

Peristiwa Isra Mi’raj di dalam Al Quran dijelaskan dalam dua surat. Tentang isra, dijelaskan dalam surat Al Isra dan tentang mi’raj digambarkan dalam surat An Najm.

Dalil peristiwa isra dalam Al Quran Surat Al Isra :

hikmah isra mi'raj nabi muhammad saw dalam al quran surat al isra
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SAW) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al Isra 1)

Dalil peristiwa mi’raj dalam Al Quran Surat An Najm
peristiwa isra mi'raj nabi muhammad saw dalam al quran surat aln najm

“Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (An Najm 13-18)

Itulah dahsyatnya peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang mesti kita imani. Selanjutnya, inilah dalil hadits tentang bertemunya Nabi Muhammad SAW dengan nabi-nabi yang telah meninggal dunia:

peristiwa isra mi'raj hadits bertemu para nabi

Dari Sa’id bin Al Musayyib, dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Continue reading “Peristiwa Isra Mi’raj : Bertemu dengan Banyak Nabi yang Telah Meninggal”