Aksi Tongkat Nabi Musa di Bulan Muharram

ProMutu.com » bulan muharram » peristiwa bulan muharram

Peristiwa Bulan Muharram yang Shahih

 muharram dan kisah nabi musaSalah satu peristiwa bulan Muharram yang termuat dalam hadits shahih adalah diselamatkannya Nabi Musa, sekaligus ditenggelamkannya Firaun beserta pengikutnya di laut merah. Simak kisahnya dalam hadits dan Quran di bawah ini.

Bahwa Nabi SAW ketika tiba di Madinah, beliau mendapat Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Maka beliau bertanya : “Hari apakah ini yang kalian berpuasa padanya?” Maka mereka menjawab: “Ini merupakan hari yang agung, yaitu pada hari tersebut Allah menyelamatkan Musa beserta kaumnya dan menenggelamkan Fir’aun bersama kaumnya. Maka Musa berpuasa pada hari tersebut dalam rangka bersyukur (kepada Allah). Maka kami pun berpuasa pada hari tersebut” Maka Rasulullah SAW bersabda: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.” Maka Rasulullah SAW berpuasa pada hari tersebut dan memerintahkan (para shahabat) untuk berpuasa pada hari tersebut. (HR Bukhari – Muslim)

Kisah Nabi Musa
Ketika beliau dalam perjalanan pulang dari Madyan ke Mesir, untuk menghadapi Firaun dan pengikutnya yang fasik, Firaun marah. Kemarahan Firaun ini karena Musa mau membawa ajaran lain yang dianggap membahayakan. Kemudian Firaun memanggil semua ahli sihir untuk mengalahkan Musa.

Ahli sihir Firaun masing-masing mengeluarkan keajaiban, ada di antara mereka yang melempar tali lalu menjadi ular. Namun, semua ular yang dibawa ahli sihir itu ditelan ular besar yang berasal dari tongkat Musa. Inilah mukjizat Nabi Musa yang diberikan Allah sesuai dengan firmanNya:

Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. (QS Al Araf 117)

Semua keajaiban ahli sihir itu dihancurkan Musa dengan mukjizatnya. Ini menyebabkan sebagian dari kalangan pengikut Firaun, termasuk istrinya mengikuti ajaran yang dibawa Musa. Melihat ahli sihir dan sebagian pengikutnya beriman dengan ajaran Nabi Musa, Firaun marah, lalu menghukum mereka. Bahkan, istrinya sendiri disiksa hingga meninggal.

Nabi Musa bersama orang-orang yang beriman terpaksa melarikan diri sehingga mereka sampai di Laut Merah. Firaun dan tentaranya yang sudah mengamuk mengejar mereka. Tetapi semua mereka mati tenggelam di dasar Laut Merah. Al-Quran menceritakan:

“Dan ingatlah ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan Firaun dan pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.” (Al Baqarah 50)

Sesuai hadits riwayat Bukhari – Muslim di atas, kisah Nabi Musa ini terjadi tanggal 10 Muharram atau hari Asyura. Adapun peristiwa bulan Muharram lainya dapat anda baca di Wikipedia, klik: Peristiwa 10 Muharram | Namun peristiwa bulan Muharram yang tersebut di Wikipedia tidak disertai haditsnya. Benar atau tidak, wallahu a’lam.

Silakan share...
error: Content is protected !!