Jadi Orang Kaya yang Shalih, Mau? Ini Kuncinya…

contoh teks ceramah jadi orang kaya shalih

Contoh teks ceramah ini terinspirasi dari ceramah agama Islam yang pernah disampaikan oleh AA Gym. Miskin dan kaya adalah sebuah ujian. Bagaimana seharusnya kita menyikapi ujian tersebut? Simak contoh teks ceramah Islam ini…

Contoh Teks Ceramah : Pembukaan
Adakah di antara kita yang tidak ingin jadi orang kaya? Saya yakin, semua pasti ingin jadi orang kaya. Laki perempuan ingin kaya, orang kampung dan kota ingin juga kaya. Karena dengan kekayaan, bisa membeli semua yang diinginkan. Mau baju bagus, tinggal ke toko baju. Mau mobil mewah, tinggal ke dealer mobil. Mau makan enak, tinggal ke restoran. Bagaimana dengan nasib orang miskin? Jangankan untuk beli baju bagus atau rumah mewah, untuk nasi bungkus saja mereka harus kerja seharian, baru mereka bisa makan.

Tidak salah bercita-cita menjadi orang kaya. Yang pasti salah adalah, jika menggap bahwa kekayaan adalah suatu kemuliaaan dan kemiskinan adalah merupakan kehinaan. Karena sebenarnya, miskin dan kaya adalah ujian Allah untuk hamba-Nya. Betul?

Karena itu, sangat keliru jika mengatakan bahwa: “Allah telah memberikan kemuliaan” kepada orang kaya dan mengatakan kepada diri sendiri “Allah telah menghinakanku” jika kita masih belum diberi kekayaan.

Contoh Teks Ceramah : Isi (Misi Utama)
Hadirin yang dirahmati Allah… Banyak orang kaya, tapi orang kaya yang shalih itu sedikit. Kalau sekedar kaya, orang bisa mengumpulkan harta dengan berbagai cara. Tapi yang harus kita perhatikan adalah cara mengumpulkan harta yang halal dan baik (halalan thayiban). Agar harta kita bisa membawa berkah.

Sebagaimana dikatakan di atas bahwa miskin – kaya adalah ujian. Maka artinya, orang miskin harus sabar, orang kaya pun harus sabar. Karena kunci sukses menghadapi ujian adalah sabar.

Ternyata orang kaya juga harus sabar ya? Betul! Karena dengan kekayaan tersebut, banyak godaan yang dapat menjerumuskan dalam kebinasaan. Sabar akan menjadi benteng untuk menghalau godaan tersebut.

Lanjutan Contoh Teks Ceramah Agama Islam…

Betapa banyak orang yang sukses ketika diuji dalam kemiskinan, tapi gagal ketika diuji menjadi orang kaya. Betul? Maka, yang penting bagi kita adalah lulus ujian… baik ketika ujian kemiskinan maupun ujian dalam kekayaan harta. Setuju, Bapak Ibu?

Bagi orang kaya… berhati-hatilah: Godaan pertama bagi orang kaya biasanya adalah adanya keinginan untuk memperlihatkan kekayaannya, atau lebih dikenal dengan sebutan pamer. Berbagai cara digunakan agar orang lain tahu bahwa ia memiliki segalanya. Aktivitas pamer dimulai dari menampakkan aksesori yang bisa dipakai di badan. Kalau memungkinkan, ia akan menggunakan semua perhiasan untuk melengkapi penampilannya agar terlihat kaya, tak peduli situasi dan kondisi yang ada tidak mendukung. Yang penting orang tahu bahwa ia adalah seorang yang kaya raya. Jauh sekali dengan sifat Nabi Sulaiman. Beliau orang kaya raya, namun kemuliaannya sungguh luar biasa, akhlaknya lebih tinggi daripada kekayaannya.

Dan bagi orang kaya, ada kabar gembira bahwa: kekayaan yang melimpah ruah dapat menyebabkan seseorang itu mulia. Sebab, ia menggunakan hartanya di jalan Allah dan membelanjakannya untuk mencari keridhaan Allah. Dan perumpamaan orang yang membelanjakan hartanya untuk mencari keridhaan Allah seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram hujan lebat, maka kebun itu akan menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis pun memadai (QS 2: 265).

Contoh Teks Ceramah : Penutup
Hadirin yang dirahmati Allah… Islam mengajarkan pada kita untuk menjadi orang kaya yang shalih, dan menjadi miskin bukanlah suatu hal yang hina, apalagi kalau ternyata kemiskinan itu dapat menjadikannya seorang yang mulia. Yang lebih buruk adalah, miskin dan tidak shalih. Artinya, dunia dan akhirat tidak didapat. “Sudah jatuh tertimpa tangga pula”, ungkapan itulah yang tepat bagi orang yang tidak mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat.

Sekali lagi, Islam mengajarkan kita untuk menjadi orang kaya. Nabi Muhammad adalah seorang kaya raya, demikian juga para sahabat, selain kaya mereka juga berprestasi, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Walaupun mereka kaya, tapi hidup mereka sederhana, intinya menjalankan kehidupan yang proporsional. Bukan saja kebahagiaan dunia yang didapat, namun akhirat pun tetap menjadi tujuan hidupnya. Inilah yang disebut dengan kaya sempurna

Semoga kita semua, termasuk yang membaca contoh teks ceramah agama Islam ini dimudahkan oleh Allah menjadi orang kaya yang shalih.