Anak Anak Nabi Muhammad SAW : Jumlah, Nama dan Ibunya?

anak anak nabi muhammadSiapa saja nama anak anak Nabi Muhammad dan juga nama-nama ibu mereka? Berapa jumlah seluruh anak nabi? Diterangkan oleh Syaikh Abdullah Al Faqih sebagai berikut: Jumlah keturunan Nabi Muhammad saw semuanya tujuh. Terdiri atas 3 lelaki dan 4 perempuan dengan perincian sebagai berikut:

Anak Lelaki

1. Al Qasim
Beliau merupakan laki-laki yang namanya dijadikan kun-yah oleh Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kita mengenal sebutan lain untuk nabi yaitu Abul Qasim. Al Qasim lahir dari Khadijah binti Khuwailid Al Qurasyiah.

2. Abdullah

Julukan untuk laki-laki ini adalah Ath Thahir dan Ath Thayyib. Ibunya juga Khadijah.

3. Ibrahim

Merupakan keturunan Nabi Muhammad yang terakhir (bungsu). Ibunya bernama Mariyah Al Qibthiyyah. Ketiganya (semua keturunan laki-laki) wafat ketika masih kecil.

Anak Perempuan

1. Zainab
2. Ruqayyah
3. Ummu Kultsum
4. Fathimah

Fatimah merupakan putri Nabi Muhammad yang paling dikenal di kalangan umat Islam. Fatimah juga merupakah istri Ali bin Abi Thalib. Seluruh keturunan Nabi yang perempuan lahir dari Khadijah.

Dengan demikian, semua anak Nabi Muhammad saw lahir dari rahim Khadijah kecuali Ibrahim. Adapun dari istri-istri Nabi Muhammad yang lain tidak memiliki keturunan.

Demikian terjawab sudah tentang nama anak anak nabi beserta masing-masing ibunya.

Judul judul artikel lain tentang nabi Muhammad SAW yang patut anda baca:

  • Akhlak Nabi Muhammad SAW berdasarkan hadits
  • Pahami arti Maulid Nabi Muhammad dari berbagai segi
  • Kisah Cinta Tulus Sang Nenek untuk Nabi
  • Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW tentang Khasiat Ayat Kursi
  • Pengertian Maulid Nabi, Maulud Nabi dan Milad : Apa Bedanya?
  • Tips dan Trik Pidato Maulud Nabi yang Menarik
  • Rumah tangga sakinah Nabi Muhammad SAW

Catatan:
Penulisan kata “Nabi” ada yang awalnya menggunakan kapital/huruf besar (Nabi), ada juga yang menggunakan huruf kecil (nabi). Mengapa demikian? Berikut penjelasannya…

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.

Contoh:

  • Sultan Hasanuddin
  • Nabi Adam
  • Imam Hanafi

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.

Contoh:
Kelak, dialah yang akan menjadi nabi.
Kata “nabi” di sini huruf pertamanya menggunakan huruf kecil, karena tidak disertai nama orang (penyandang gelar).

Sumber : Artikel tentang anak anak Nabi Muhammad di kangaswad.wordpress.com