Menyambut Tahun Baru Hijriah, Lakukan 3 Hal Ini…

Menyambut Tahun Baru HijriahDalam menyambut tahun baru Hijriah, tiga hal yang perlu dilakukan adalah (1) Membuat program pembenahan (2) Membuat perubahan sebagai penanda, dan (3) Monitoring program. Coba simak rahasia sukses hijrah nabi ini…

Seusai hijrah, Nabi Muhammad SAW melakukan dua tindakan yang berdampak luar biasa.

Tindakan Pertama : Membuat Program Pembenahan

  • Program pembinaan iman dan taqwa
  • Program menggalang persatuan kaum Muhajirin dan Anshor
  • Program perbaikan hubungan antar umat yang dituangkan dalam Piagam Madinah

Tindakan Kedua : Mengadakan Perubahan
Nabi Muhammad merubah nama Yatsrib menjadi Madinah Al Munawaroh (Kota yang disinari). Program kedua ini nampaknya sepele, hanya mengganti nama! Tapi inilah justru yang menjadi cara cerdas dalam mempertahankan semangat hijrah.

Mengganti nama Yatsrib menjadi Madinah adalah tindakan luar biasa yang selama ini dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja.

Jaman dulu di Tegal banyak orang yang mengganti namanya sepulang naik haji. Saking lazimnya, maka ketika seseorang pulang dari tanah suci ditanya, “Siapa namanya sekarang?”.

Baca juga : Ceramah Haji

Mengapa mereka mengganti nama? Salah satu tujuannya adalah agar mereka ingat bahwa mereka sudah naik haji. Mereka memiliki niat agar akhlaknya membaik, ibadahnya semakin rajin… Tegasnya, mereka ingin hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Dan itu diingatkan dengan cara mengganti namanya.

Saat dia ingat bahwa dia punya nama baru, semangat barunya juga tumbuh. Itulah manajemen hijrah yang sebenarnya dilakukan nabi, yaitu: mengadakan program pembenahan, dan mengganti nama Yatsrib menjadi Madinah sebagai penanda (pengingat). 

Manajemen seperti ini selain banyak dilakukan oleh pribadi seperti orang-rang yang pulang naik haji, juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Pertamina, Kereta Api Indonesia, Indosat, Telkomsel, Antam, BNI, XL dan masih banyak lagi. Coba perhatikan… semuga pada ganti lambang / logo perusahaan, kan?

Ambil contoh Pertamina… 
Beberapa tahun lalu, SPBU Pertamina hampir “tenggelam” karena sudah banyak mengecewakan masyarakat. Kualitas bahan bakarnya buruk (dicampur minyak tanah), atau takarannya tidak pas. Beli 50 liter cuma dapat 48 liter misalnya.

Untungnya, manajemen Pertamina segera melakukan program pembenahan. Salah satunya, yang paling dirasakan masyarakat adalah Program Pertamina Pasti Pas. Setiap SPBU Pertamina menjamin bahwa konsumen mendapat takaran yang pas, dan kualitas yang pas.

Makanya saat kita isi bahan bakar di SPBU Petamina, pelayannya bilang: “Dari nol yah Pak!”

Nah, ternyata… program perbaikan Pertamina tersebut diikuti dengan pergantian logonya. Semula dua kuda laut, berubah menjadi logo yang menyerupai huruf P yang warna-warni.

Sebagai muslim, menyambut tahun baru Hijriah ini kita juga perlu mengadakan (1) Program pembenahan (2) Perubahan sebagai penanda, dan tak kalah pentingnya adalah: (3) Monitorng program.

  1. Program pembenahan / peningkatan yang kita canangkan sebaiknya meliputi (a) Ilmu (b) Skill, dan (c) Amal. Di tahun baru ini, kita targetkan akan menambah ilmu apa, ingin bisa mengusai ketrampilan apa, dan ingin menambah amal apa? Program ini sebaiknya dibuat dalam 3 bulan sekali (tri wulan).
  2. Kemudian, lakukan perubahan sebagai penanda. Bisa berupa: perubahan gaya rambut, kendaraan, merubah hiasan dinding, mengganti warna cat pagar, mengganti wallpaper HP dan sebagainya. Intinya, perubahan ini fungsinya untuk penanda dan pengingat bahwa saat ini kita sedang melakukan program hijrah
  3. Monitoring keberhasilan program. Seberapa jauh pencapaiannya. 

Baca juga: Manajemen Waktu Islam

Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi dalam menyambut tahun baru Hijriah bagi setiap muslim.

Silakan share...
error: Content is protected !!